Selasa, 30 September 2014

Suku Asmat

Diposting oleh Annisa di 06.16 0 komentar
1). Bentuk kepercayaan
- Animisme (roh)
A. Masyarakat asmat meyakini pasa tempat tinggal mereka terdapat 3 macam roh yaitu :

  • Yi-ow          : roh yang memiliki sifat baik untuk keturunan
  • Osbopan      : roh jahat yang dianggap penghuni beberapa jenis tertentu
  • Dambon-ow : roh jahat yang mati konyol
B. masyrakat asmat prcaya tentang alam yang banyak didiami oleh roh roh. Dalam masyarakat asmat disebut setan yaitu :

  • Setan yang tidak mmbahayakan hidup

       tidak membahayakan jiwa akan tetapi menakuti atau mengganggu saja.

  • .  Setan yang membahayakan hidp keyakinan masyarakat asmat setan itu dapat mengancam nywa dan    jiwa seseorang dan pembawa bencana.

C. Ada 3 konsep dunia diprcayai oleh suku asmat yaitu :

  •  Amat ow capinmi (alam sekarang)
  • Dampu ow capinmi (alam persinggahan roh yang sudah meninggal)
  • safar (surga)

2). Daerah perkembangan kepercayaan :
     Mereka yang tinggal di pesisir pantai , dan di pedalaman . Daerah yang ditempati adalah htan belantara.


3) . Pelaksanaan kepercayaan atau ritual yang dilakukan :
      
Upacara upacara untuk mmenghormati nenek moyang, yaitu :

  1. Mbismu (pembuatan)
  2. Yentpokmbu (pembuatan dan pengukuhan rumah yew)
  3. Tsyimbu (pembuatan dan pengukuhan perahu lesung)
  4. Yamasy pokumbu (upacara perisai)


Kamis, 30 Januari 2014

Tugas Power Point ( Artis favorit )

Diposting oleh Annisa di 00.01 0 komentar
Saya membuat Presentasi tentang idola saya yaitu Last Child
Band ini beranggota 4 orang
Silahkan unduh file Power Point (ppt) saya disini

Sabtu, 28 Desember 2013

Cara liburan yang Menyenangkan , asyik & gak ngebosanin .

Diposting oleh Annisa di 04.06 0 komentar
Naahh libur tlah tiba teman teman!! :) kalian mau tau liburan yang Menyenangkan & Asyik ? Yukk kita lihat.


1. Pergi ke Kebun Binatang


Kebun binatang merupakan salah satu tempat favorit kelarga menghabiskan waktu bersama. Kebun binatang selalu punya hal bagus untuk dikunjungi. kamu bisa melihat berbagai jenis hewan sambil kumpul dengan keluarga. Kamu juga bisa bercanda dengan leluasa dengan keluarga di tempat itu. Kebun binatang juga meyesiakan wahana menarik yang tentu saja sangat menghibur.

2.Pergi ke Pantai


Selain ke Kebun Binatang Pantai merupakan tempat favorit untuk liburan keluarga. Bagi kamu yang tinggal di perkotaan yang mulai penat dengan kesibukan kamu selama ini. Pantai yang tenang dengan suara ombak dan pemandangan yang indah bisa mengobati beban pikiran kamu.

3.Ke Rumah Saudara

Suasana berkumpull dengan keluarga besar tentu sangat nyaman serasa benar benar ada dalam rumah dengan orang orang yang sayang padamu. Tentu saja suasana yang seperti itu dapat membuat kita nyaman dan ikut berbaur dengan kakak adik sepupu untuk bermain bersama. Selain bagus untuk refreshing dan bersenang senang berkumpul bersama keluarga juga bagus untuk semakin mempererat hubungan antara anggota keluarga besar.

4. Berolahraga dan Pengembangan Bakat


Mungkin karena padatnya jadwal belajar dan tugas sekolah kamu agak jarang berolahraga dan mengembangkan bakatmu . Kesempatan liburan bisa dijadikan untuk berolahraga sepuasnya mengembangkan bakat untuk kesehatan badan dan tentu juga untuk mengasah keterampilan kamu.

5. Kumpul Bersama Teman

Hal yang paling menyenangkan disekolah ialah menjalankan kegiatan bersama dengan teman atau sahabat bahkan mungkin dengan pacar kamu. Mungkin disekolah waktu kumpul bersama teman hanya leluasa saat istirahat dan pulang sekolah. Tapi saat ini ialah saat liburan dan tentu saja ada banyak waktu yang bisa dihabiskan bersama teman berkumpul jalan jalan dll.

6. Membaca Menulis Menonton.


Beberapa kegiatan seperti membaca novel, menulis cerpen, menonton film mungkin adalah hobi tertentu yang tidak leluasa kamu lakukan saat masa masa sedang sekolah. Liburan adalah waktu yang tepat untuk menyalurkan kesenangan kamu ini. Kamu bisa membaca novel,komik,cerpen dengan waktu yang cukup banyak. Kamu yang gemar menulis bisa menulis dengan waktu yang cukup lama dan intensif saat liburan. Dan tentunya yang suka menonton film atau juga yang suka mendengarkan musik tentu akan punya waktu yang cukup lama untuk menonton dan mendengarkan lagu kesukaanmu.

Senin, 23 Desember 2013

Misteri Jam Nenek Kokom

Diposting oleh Annisa di 03.57 0 komentar
Hey sobat .. ini cerpen buatan aku no copas lohh. 
maaf bila didalam penulisan kata katanya kurang jelas & ceritanya kurang jelas dimaklumilah masih amatiran blom profesionall.

ya udah langsung aja yukk .. :)

"MISTERI JAM NENEK KOKOM"

        Ada seorang perempuan yang bernama putri. Dia bekerja sebagai penulis novel dan ia sangat suka mengoleksi barang barang antik. Pada keesokan harinya putri pergi dengan pacarnya yang bernama Dion ketoko penjual barang antik. Setelah sampai toko itu, putri tercengang dengan jam yang berada didalam toko itu. Putri seakan tidak mau kehilangan benda tersebut. Putri tetap memaksa membeli jam itu, berapapun harganya  ia tetap membeli , padahal sang pemilik sudah mengatakan tidak akan menjualnya, tapi putri tetap memaksa dan akhirnya sang pemilik menjual benda itu . Lalu benda itu ia bawa pulang & diletakkannya disamping tempat ia bekerja menulis novel .
       Pada saat putri mengerjakan novelnya, televisi yang berada didekatnya menyala dengan sendiri. Putri sangat bingung &  ketakutan padahal ia sudah mematikan sebelum ia mengerjakan novel. Lalu ia anggap halusinasi saja mungkin karena kelelahan. Lalu Dion mampir kerumah putri dengan membawakan makanan. Dion pergi kedapur membuatkan putri minum, saat dion membuat minuman tidak sengaja disamping dion ada seorang nenek nenek berambut putih dengan wajah pucat, dion langsung pergi meniggalkan dapur, iya sangat ketakutan. Lalu putri bertanya "kenapa kamu dion? kamu kenapa?!!, "aku melihat nenek nenek berambut putih berwajah pucat", jawab dion dengan ketakutan, "ahh ,, kamu ada ada ja.. engga mungkinlah ada nenek nenek", jawab putri. lalu dion langsung pergi & keluar dari rumah putri.
       keesokan harinya, putri merasa terngangu dengan adanya seorang nenek nenek itu, ia heran apa yang ia mau, nenek itu selalu muncul sambil menangis seperti minta tolong. Putri & dion memutuskan untuk pergi ketoko barang antik tersebut. Setelah sampai ditoko itu, putri bertanya dengan pemilik toko, "pak, ada apa sih dengan jam yang saya beli 3 hari yang lalu? saya merasa dihantui nenek nenek berambut putih dengan wajah pucat, ada apa sebenarnya pak dengan jam itu," tanya putri, "maaf, saya tidak bisa menjelaskan, saya sudah berjanji merahasiakan hal ini", jawab pemilik toko itu, "pak!!! anda jangan memancing  emosi saya yaa..  ada apa dengan jam itu?!" jawab putri dengan kata kasar, "baiklah,, saya akan menceritakan ", jawab pemilik toko itu dengan lembut. Dahulu, ada seorang lakilaki bernama bejo menjual jam ini, ia memaksa saya & lakilaki itu mau menghajar saya, terpaksa saya mau membelinya" jawab pemilik toko, " dimana tempat tinggal bejo itu pak? tanya dion, "ia dari kampung selawang" jawab pemilik toko. Terima kasih ya pak, saya mau bertemu dengan bejo itu" , Iya, hati hati.
      Keesokan harinya, dion dan putri pergi kekampung selawang, ia mencari lakilaki bernama bejo. Lalu salah satu warga kampung selawang mengantarkan dion & putri kerumah bejo. Setelah itu bejo menceritakan semuanya, ternyata jam itu menyimpan misteri, jam itu ternyata pemilik nenek nenek yang berambut putih dengan wajah pucat. Dahulu ada seorang nenek yang bernama kokom iya seorang thabib , saat itu bejo meminta nenek itu untuk mempelet seorang gadis yang ia taksir, tetapi nenek itu menolak dan bejo sangat marah ia mengancam akan membuat keluarga nenek menderita. Setelah itu bejo memintah nenek kokom itu dukun penyantet, padahal itu hanya fitnah. lalu warga kampung selawang percaya dengan perkataan bejo, semua warga kampung selawang membakar nenek, sebelum membakar nenek itu dimasukkan kedalam jam lalu dibakar nenek kokom tersebut.Cerita itulah yang membuat nenek kokom menangis karena jamnya dijual oleh bejo.
     Setelah mendengar cerita itu, putri & dion berniat untuk mencari keluarga nenek kokom. Ada seorang ibu rumah tangga didepan rumah, lalu mereka bertanya "ibu, disini ada warga yang bernama nenek kokom?" tanya putri, "memang dahulu ada, tapi sekarang dia sudah meninggal karena dibakar, "dimana tempat tinggalnya bu?" tanya putri", "ayo ikut saya" sahut ibu. Putri, dion & ibu telah didepan rumah ibu kokom. Tetapi rumah tersebut tampak kosong seperti tidak ada orangnya, lalu mereka masuk karena pintu tidak dikunci. Setelah didalam,  terdengar suara teriakan seperti didalam kamar. Lalu Dion mendobrak kamar itu, ternyata kamar itu ada seorang perempuan yang bernama Ike seperti orang gila, dia teriak teriak minta tolong mungkin depresi karena dikurung didalam kamar. Ternyata perempuan itu anaknya nenek kokom. Ia depresi karena nenek kokom dibakar hidup hidup. Lalu Putri & Dion pelan pelan berbicara dengan ike. Putri menanyakan tentang jam itu, saat menanyakan jam itu ike pun manangis lagi, dia sedih jika teringat nenek kokom(ibunya). Setelah itu ia ingin jam itu kembali ketangannya. Putri & dion pun bersedia mengembalikan.
     Keesokannya, putri & dion datang kembali kekampung selawang , ia membawakan jam tersebut. Lalu Putri & dion telah didepan rumah ike, putri & dion mengembalikan jam tersebut. Ika pun merasa bahagia karena jam yang dicari cari sudah berada ditangannya, ia sangat berterima kasih kepada putri & dion karena sudah mengembalikan jam milik nenek kokom itu. Putri & dion pun sangat lega karena mereka tidak diganggu lagi oleh hantu nenek kokom.

TAMAT ~

Minggu, 22 Desember 2013

Lirik lagu Geisha - Lumpuhkanlah ingatanku

Diposting oleh Annisa di 01.04 0 komentar
Jangan sembunyi 
Ku mohon padamu jangan sembunyi 
Sembunyi dari apa yang terjadi
 Tak seharusnya hatimu kau kunci

Bertanya, cobalah bertanya pada semua 
Di sini ku coba untuk bertahan 
Ungkapkan semua yang ku rasakan

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku 
Kau tinggalkan aku

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
Ku ingin ku lupakannya  

Jangan sembunyi 
Ku mohon padamu jangan sembunyi
 Sembunyi dari apa yang terjadi 
Tak seharusnya hatimu kau kunci

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia 
Hapuskan memoriku tentang dia 
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia 
Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia 
Hapuskan memoriku tentang dia 
Hilangkanlah ingatanku jika itu tentang dia
 Ku ingin ku lupakannya

Lumpuhkanlah ingatanku, hapuskan tentang dia
 Ku ingin ku lupakannya

Kau acuhkan aku, kau diamkan aku 
kau tinggalkan aku





sumber disini

Cerpen tentang Hari ibu

Diposting oleh Annisa di 00.56 0 komentar

Hari ini tanggal 22 Desmber 2013 tepatnya hari ini HARI IBU . Aku mau posting Cerpen tentang HARI IBU, langsung aja yukk:)

HADIAH HARI IBU


Kupandangi kalender di meja belajarku dan menghela napas. Seminggu lagi adalah hari Ibu sedunia. Jujur aku sendiri, di usiaku yang telah menginjak 20 tahun, tidak begitu akrab lagi dengan Mama tercinta. Rasanya banyak hal yang berubah di antara kami berdua, apalagi sejak kelahiran Mimi, adik perempuan semata wayangku, yang adalah anak kesayangan keluarga. Lama kelamaan aku jadi jarang curhat dengan Mama, padahal, saat Mimi masih kecil dulu kami masih sering bercerita bersama tentang hari kami.

Kulirik lagi kalender itu, dan membolak-balikkannya. Aku teringat, sudah lama aku tidak langsung menyerahkan hadiah hari Ibu pada Mama. Aku lebih banyak menitipkannya pada adikku Mimi untuk diserahkan pada Mama, sudah lama pula aku tidak langsung mengatakan ‘Selamat Hari Ibu’ pada Mama…

Apakah tahun ini juga akan sama saja? Berlalu dengan ketidaknyamanan seperti ini? Jujur aku sendiri tidak menyukainya. Mungkin hari Ibu nanti adalah saat yang tepat untuk memperbaiki semuanya dengan Mama. Aku ingin kembali akrab dengan Mama, tapi kalau menunggu saat yang paling tepat akan jadi terlalu lama. Ulang tahun Mama masih bulan Desember mendatang.

Aku mulai mencari ide untuk hadiah Hari Ibu, kira-kira apa yang bisa menjadi sesuatu yang berkesan bagi Mama di tahun ini. Ah… bingung juga aku. Mungkin sebaiknya aku telepon Shevan saja, dia paling kreatif soal hadiah.
“Halo, Shevan ya? Ini aku, Nana. Kau sibuk?”
“Nana ya? Ada apa?”
“Aku mau minta saran nih… nanti apa yang kau berikan untuk ibumu, Shevan, untuk hari Ibu nanti?”
“Ibuku suka menanam bunga. Dia sudah lama ingin tulip, jadi aku sudah siapkan tunas umbi terbaik untuknya.”
“Begitu ya… ‘makasih ya, Shevan. Bye.”
“Sama-sama. Bye-bye.”
Sambungan terputus. Lalu aku mulai menghubungi teman-temanku yang lain, menanyakan hal yang sama. Ada yang memberikan taplak sulaman, ada yang membelikan rangkaian bunga carnation khas Hari Ibu, dompet, buku kesukaan, pajangan kristal, vas antik, sampai perhiasan dan parfum impor dari luar negeri! Mereka semua kebanyakan akan memberikan apa yang disukai atau sedang diinginkan oleh ibu mereka. Semua itu tidak memberikan inspirasi apapun di benakku.

Aku tidak bisa memikirkan sesuatu yang bisa berkesan untuk Mama. Kali ini harus spesial, tidak bisa biasa-biasa saja. Tapi apa ya… bunga? Itu sih semua orang juga bisa. Pajangan? Kamar Mama sudah penuh dengan pajangan pilihan Mimi untuknya. Masakan? Akh, sejak kapan masakanku enak di lidah orang lain. Pikiranku kembali dibingungkan. Aku menyesal mengapa selama ini aku tidak akrab dengan Mamaku sendiri…

Suara dentingan piano dan nyanyian gospel songs mengalun dari ruang tamu. Itu pasti Papa dan Mama yang sedang berlatih untuk misa hari Minggu besok. Nyanyian Mama selalu indah didengar, dan aku tidak pernah bosan mendengarkannya. Aku juga suka menyanyi, apalagi dengan bakat dari Mama yang menurun padaku.

Tunggu dulu! Aku sudah menemukan apa yang bisa kuhadiahkan pada Mama nanti! Mama pasti akan sangat menyukainya, aku yakin itu. Segera kutelepon Dave, tetangga sebelah rumahku yang juga guru piano.
“Dave! Aku ada sesuatu yang perlu bantuanmu. Aku ke tempatmu sekarang ya!” kataku antusias, “Kau punya CD recorder ‘kan?”
“Tenang, Na. Ada, tapi buat apa kau minta tiba-tiba?”
“Bantu aku mengiringi nyanyian gospel songs ya,” kataku.
“Oh… saat ini aku sedang mengajar. Besok jam 3 sore ya,” kata Dave.
“Oke. See you.”

Segera aku kembali ke kamarku, memilah-milih lagu-lagu dan gospel songs yang kira-kira Mama sukai. Sepanjang sore hari aku habiskan dengan melatih nada-nada dan menyortir lagu. Benar-benar menyenangkan. Aku tidak pernah merasakan antusiasme yang begitu besar selama ini.

Keesokan harinya, sesuai janji aku menemui Dave di rumahnya untuk menjalankan rencanaku. Setiap sore kami akan berlatih menyanyi diiringi oleh alunan musik pianonya. Alhasil, dalam lima hari aku sudah menguasai semua lagu yang kupilih saat itu dengan baik, totalnya ada 11 lagu. Hari keenam semua lagu itu sudah terekam dengan apik ke CD kosong yang kusiapkan. Kami benar-benar puas dengan hasil usaha kami berdua.
“Terima kasih banyak, Dave,” kataku penuh syukur, memeluk Dave sejenak.
“Happy to help , Na, sekarang kau tinggal menyerahkannya besok.”
“Iya…” jawabku. Ada rasa gugup yang langsung menyergap diriku. Benar juga, bagaimana ini… besok adalah waktunya menyerahkan karyaku ini pada Mama. Bagaimana kalau beliau tidak menyukainya?
“Kenapa, kau ragu, Na?” tanya Dave, menyadari perubahan ekspresi wajahku.
“Bagaimana kalau Mama tidak suka ya? Bagaimana kalau suaraku kurang bagus? Mungkin saja hadiah Mimi lebih bagus dariku.”
“Kau tidak boleh berpikir seperti itu dong, Na. Kau sudah berusaha, dan kau hebat. Percayalah, ibumu pasti akan sangat menyukainya.”
“Thank you Dave. Oh ya, omong-omong, bagaimana dengan hadiah Hari Ibu-mu? Kau sudah menyiapkannya? Belakangan ini kau sibuk melatihku saja.”
“Tenang saja. Aku sudah menyiapkannya. Daripada menguatirkan aku, kau lebih baik bersiap-siaplah. Bungkus hadiahnya, latihan supaya tidak gugup, dan sebagainya.”
“Oke,” senyumku, berpamitan dengan Dave untuk pulang ke rumah. Hari sudah gelap saat aku keluar dari rumah Dave, namun aku merasa waktu yang kuhabiskan bersama dengan Dave sangat menyenangkan.

Malam penuh persiapan itu terasa sangat cepat berlalu bagiku, membuatku lelah dan jatuh tertidur dengan cepat, dengan pagi yang datangnya cepat pula. Aku terbangun mendengar suara kicauan burung dan kehangatan sinar matahari yang menelusup ke dalam kamarku dari jendela. Aku membuka mataku dan menyadari bahwa ini adalah harinya. Hari yang telah kurencanakan sejak seminggu yang lalu. Kembali sedikit kegugupan menyergap, tapi tidak sebesar kemarin. Aku pun beranjak menuju ke dapur setelah bebersih diri. Pagi di hari libur kerja memang menyenangkan dan terasa menyegarkan.
“Pagi, Nana.”
“Eh?! P-pagi Ma…” Sapaan Mama mengejutkanku yang sedang melamun menyiapkan sarapanku di dapur.
“Wah… cantik sekali kado ini. Untuk Mama ya?” tanya Mama, menyadari hadiah mungil yang kutaruh di meja makan, sudah bertuliskan ‘to : Mama’ di atasnya.
“I-iya Ma, selamat hari Ibu ya…” kataku terbata.
“’Makasih ya Sayang,” kata Mama, merangkulku dan mengecup keningku sejenak, “boleh Mama buka sekarang?”
“Tentu aja, Ma,” senyumku gugup. Dengan hati-hati Mama membuka bungkus kadoku, dan menemukan CD laguku.
“CD musik? ‘Gospel and Love Songs By : Nana’. Ini kamu yang nyanyikan sendiri, Sayang?” tanya Mama, matanya tampak berbinar antusias, membuatku sedikit lega melihatnya.
“Iya, Ma. Tapi Dave yang bantu aku soal musiknya.”
“Mama pengen dengarkan sekarang aja, bisa pinjamkan Discman kamu, Na?” tanya Mama. Segera aku mengiyakan dan lari kembali ke atas, membawakan Discman untuk Mama. Mama adalah ibu rumah tangga yang melek teknologi, aku tidak perlu mengajarkannya cara menggunakan Discmanku, beliau langsung bisa menggunakannya dengan lancar.

Mama adalah wanita yang sangat menyenangkan bagiku, ia lebih mirip temanku daripada ibuku sendiri. Aku sangat menyayanginya. Aku menatapi wajahnya yang mulai menua, namun dengan kecantikan dan wibawa yang hampir tidak pernah bisa dimakan waktu, rambut coklat ikal, sebahunya yang berkilau diterpa cahaya matahari, wajah ovalnya yang cantik yang menurun padaku dan Mimi, dan matanya yang kini terpejam, menikmati alunan musik dari headphone. Entah aku membayangkannya atau tidak, aku bisa melihat semburat kemerahan di wajah beliau kala mendengarkan musik, dan firasatku mengatakan bahwa beliau memang menyukai nyanyianku yang kuhadiahkan pada beliau.

Beberapa saat kemudian, Mama melepaskan headphone-nya dan menatap ke dalam mataku, penuh kelembutan.
“Rasanya seperti dulu lagi… saat Mama pertama kali melihat kamu menyanyi di gereja. Mama sangat bangga padamu, Nana. Suaramu, masih seindah dan sejernih yang Mama kenal. Terima kasih banyak ya, Sayang. Mama suka sekali.”
“Hehehe… ini semua ‘kan karena Mama juga, karena Mama yang menurunkan bakat menyanyi dan suara ini buat Nana.”
“Suara setiap orang punya warna yang berbeda, Na, dan kamu juga spesial. Sejak lama Mama juga ingin sekali bisa lebih sering bernyanyi sama-sama kamu, Sayang. Kamu mau ikut koor untuk pertunjukan minggu depan di gereja, Na?” tanya Mama dengan antusiasnya, menyentuh bahuku. Aku tidak percaya ini, Mama yang juga anggota koor di gerejaku, memintaku untuk ikut pertunjukan tanpa audisi! Padahal sulit sekali bagi para peserta lain untuk ikut dalam pertunjukan karena ketatnya seleksi. Luar biasa!
“Yang benar, Ma? Boleh?!” tanyaku ikut antusias. Mama mengangguk mengiyakan.
“Mama ingin sekali mendengar nyanyianmu langsung, Sayang. Selama ini… kita agak renggang. Gimana kalau kita mulai lagi dari awal? Yang baru tentunya.”
“Iya, tentu aja, Ma, ‘makasih banyak ya Ma,” kataku dengan suara bergetar, air mata kebahagiaan mengalir tak terbendung. Puji Tuhan, niat dan usahaku tidak tersia-siakan. Ini adalah Hari Ibu terindah dan paling membahagiakan bagiku.
  
FINISH 
Ads
 
 

Sumber disini



Cara menghilangkan Jerawat secara alami

Diposting oleh Annisa di 00.44 0 komentar

kalian mau wajah kalian bersih tanpa jerawat?  ini aku punya caranya.. yukk kita lihat cara cara berikut ini.


Cara alami dengan tomat :

  1. Iris tomat lalu tempelkan pada daerah bermasalah wajah anda, atau
Anda juga dapat menggiling tomat menjadi pulp dan berlaku seperti masker wajah. Ulangi proses tersebut secara teratur.

Cara alami dengan madu dan kayu manis :

  1. Menggunakan sekitar 1 sendok teh kayu manis dan sekitar 3 sendok makan madu.
  2. Mencampurnya bersama-sama sampai membentuk pasta.
  3. Oleskan ke seluruh wajah seperti halnya masker.
  4. Biarkan sekitar 1 atau 2 jam, kemudian cuci dengan air.
  Apa yang harus diperhatikan ?
Untuk kulit yang cenderung berminyak, menggunakan madu akan cenderung membuat kulit lebih berminyak. Bila anda tidak segera menghilangkan minyak di permukaan kulit, maka dari waktu ke waktu akan terbentuk kulit mati yang menyumbat pori. Artinya, tinggal menunggu waktu saja jerawat akan muncul di bagian wajah yang lain. Malah akan membuat semakin banyak jerawat.
Sehingga, premis bahwa bahan alami akan pasti aman dan efektif, tidaklah selalu benar. Sebaiknya kenali terlebih dahulu karakter kulit anda, sebelum menentukan cara alami menghilangkan jerawat mana yang akan dipakai.

  Sedangkan untuk menghilangkan bekas jerawat, bahan alami yang bisa anda gunakan adalah :
  1. madu
  2. lidah buaya
  3. air perasan jeruk
  4. atau baking soda
 Syarat menghilangkan jerawat secara medis yang efektif
Sehingga cara medis yang harus anda pilih adalah yang memenuhi syarat berikut ini :
  1. mampu mengatasi bakteri jerawat,
  2. dapat mengeringkan jerawat,
  3. menghilangkan sumbatan di pori-pori,
  4. mengeluarkan sisa kotoran dan timbunan minyak yang masih tersembunyi di bawah permukaan kulit,
  5. mampu menghilangkan kulit mati.
 Bahan-bahan alami untuk menghilangkan bekas jerawat tersebut dimulai dari yang paling ringan. Sehingga bila anda hendak mencobanya, gunakanlah madu sebagai percobaan.


 

Annisa Della Shafira Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review