Hey sobat .. ini cerpen buatan aku no copas lohh.
maaf bila didalam penulisan kata katanya kurang jelas & ceritanya kurang jelas dimaklumilah masih amatiran blom profesionall.
ya udah langsung aja yukk .. :)
"MISTERI JAM NENEK KOKOM"
Ada seorang perempuan yang bernama putri. Dia bekerja sebagai penulis novel dan ia sangat suka mengoleksi barang barang antik. Pada keesokan harinya putri pergi dengan pacarnya yang bernama Dion ketoko penjual barang antik. Setelah sampai toko itu, putri tercengang dengan jam yang berada didalam toko itu. Putri seakan tidak mau kehilangan benda tersebut. Putri tetap memaksa membeli jam itu, berapapun harganya ia tetap membeli , padahal sang pemilik sudah mengatakan tidak akan menjualnya, tapi putri tetap memaksa dan akhirnya sang pemilik menjual benda itu . Lalu benda itu ia bawa pulang & diletakkannya disamping tempat ia bekerja menulis novel .
Pada saat putri mengerjakan novelnya, televisi yang berada didekatnya menyala dengan sendiri. Putri sangat bingung & ketakutan padahal ia sudah mematikan sebelum ia mengerjakan novel. Lalu ia anggap halusinasi saja mungkin karena kelelahan. Lalu Dion mampir kerumah putri dengan membawakan makanan. Dion pergi kedapur membuatkan putri minum, saat dion membuat minuman tidak sengaja disamping dion ada seorang nenek nenek berambut putih dengan wajah pucat, dion langsung pergi meniggalkan dapur, iya sangat ketakutan. Lalu putri bertanya "kenapa kamu dion? kamu kenapa?!!, "aku melihat nenek nenek berambut putih berwajah pucat", jawab dion dengan ketakutan, "ahh ,, kamu ada ada ja.. engga mungkinlah ada nenek nenek", jawab putri. lalu dion langsung pergi & keluar dari rumah putri.
keesokan harinya, putri merasa terngangu dengan adanya seorang nenek nenek itu, ia heran apa yang ia mau, nenek itu selalu muncul sambil menangis seperti minta tolong. Putri & dion memutuskan untuk pergi ketoko barang antik tersebut. Setelah sampai ditoko itu, putri bertanya dengan pemilik toko, "pak, ada apa sih dengan jam yang saya beli 3 hari yang lalu? saya merasa dihantui nenek nenek berambut putih dengan wajah pucat, ada apa sebenarnya pak dengan jam itu," tanya putri, "maaf, saya tidak bisa menjelaskan, saya sudah berjanji merahasiakan hal ini", jawab pemilik toko itu, "pak!!! anda jangan memancing emosi saya yaa.. ada apa dengan jam itu?!" jawab putri dengan kata kasar, "baiklah,, saya akan menceritakan ", jawab pemilik toko itu dengan lembut. Dahulu, ada seorang lakilaki bernama bejo menjual jam ini, ia memaksa saya & lakilaki itu mau menghajar saya, terpaksa saya mau membelinya" jawab pemilik toko, " dimana tempat tinggal bejo itu pak? tanya dion, "ia dari kampung selawang" jawab pemilik toko. Terima kasih ya pak, saya mau bertemu dengan bejo itu" , Iya, hati hati.
Keesokan harinya, dion dan putri pergi kekampung selawang, ia mencari lakilaki bernama bejo. Lalu salah satu warga kampung selawang mengantarkan dion & putri kerumah bejo. Setelah itu bejo menceritakan semuanya, ternyata jam itu menyimpan misteri, jam itu ternyata pemilik nenek nenek yang berambut putih dengan wajah pucat. Dahulu ada seorang nenek yang bernama kokom iya seorang thabib , saat itu bejo meminta nenek itu untuk mempelet seorang gadis yang ia taksir, tetapi nenek itu menolak dan bejo sangat marah ia mengancam akan membuat keluarga nenek menderita. Setelah itu bejo memintah nenek kokom itu dukun penyantet, padahal itu hanya fitnah. lalu warga kampung selawang percaya dengan perkataan bejo, semua warga kampung selawang membakar nenek, sebelum membakar nenek itu dimasukkan kedalam jam lalu dibakar nenek kokom tersebut.Cerita itulah yang membuat nenek kokom menangis karena jamnya dijual oleh bejo.
Setelah mendengar cerita itu, putri & dion berniat untuk mencari keluarga nenek kokom. Ada seorang ibu rumah tangga didepan rumah, lalu mereka bertanya "ibu, disini ada warga yang bernama nenek kokom?" tanya putri, "memang dahulu ada, tapi sekarang dia sudah meninggal karena dibakar, "dimana tempat tinggalnya bu?" tanya putri", "ayo ikut saya" sahut ibu. Putri, dion & ibu telah didepan rumah ibu kokom. Tetapi rumah tersebut tampak kosong seperti tidak ada orangnya, lalu mereka masuk karena pintu tidak dikunci. Setelah didalam, terdengar suara teriakan seperti didalam kamar. Lalu Dion mendobrak kamar itu, ternyata kamar itu ada seorang perempuan yang bernama Ike seperti orang gila, dia teriak teriak minta tolong mungkin depresi karena dikurung didalam kamar. Ternyata perempuan itu anaknya nenek kokom. Ia depresi karena nenek kokom dibakar hidup hidup. Lalu Putri & Dion pelan pelan berbicara dengan ike. Putri menanyakan tentang jam itu, saat menanyakan jam itu ike pun manangis lagi, dia sedih jika teringat nenek kokom(ibunya). Setelah itu ia ingin jam itu kembali ketangannya. Putri & dion pun bersedia mengembalikan.
Keesokannya, putri & dion datang kembali kekampung selawang , ia membawakan jam tersebut. Lalu Putri & dion telah didepan rumah ike, putri & dion mengembalikan jam tersebut. Ika pun merasa bahagia karena jam yang dicari cari sudah berada ditangannya, ia sangat berterima kasih kepada putri & dion karena sudah mengembalikan jam milik nenek kokom itu. Putri & dion pun sangat lega karena mereka tidak diganggu lagi oleh hantu nenek kokom.
TAMAT ~
Senin, 23 Desember 2013
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar